Solusi perbankan
CCTV analitik bank untuk kantor cabang dan ATM
Sistem AI CCTV membaca video dari kamera dan perekam yang sudah terpasang di cabang, lalu mencatat antrean teller dan CS, jumlah pengunjung, aktivitas di khazanah, dan kejadian di ATM. Kepala cabang menerima laporan harian, mingguan, dan bulanan.
- Antrean teller
- Antrean CS
- Di atas batas
Notifikasi
- 12.08Antrean teller 7 orang, melewati batas 5 orangAntrean
- 16.05Laporan harian KC 021 terkirim ke kepala cabangLaporan
Cara kerja di kantor cabang
Perangkat AI dipasang di kantor cabang dan membaca video dari perekam NVR/DVR yang sudah ada. Analisis berjalan di perangkat itu dan rekaman tetap tersimpan di cabang. Yang dikirim ke dashboard hanya hasil analisis, klip kejadian, dan gambar yang diminta pengguna.
Sebelum memasang perangkat, kami memeriksa merek, usia, dan posisi kamera serta perekam di cabang. Kamera di atas meja teller, misalnya, belum tentu bisa dipakai untuk menghitung orang di pintu masuk. Hasil pemeriksaan ini menentukan fungsi yang bisa berjalan di cabang Anda.
Yang dipantau di cabang dan ATM
-
Antrean teller dan CS
Sistem menghitung orang yang menunggu di area teller dan customer service, mencatat lama menunggu, dan menunjukkan jam ketika antrean mulai panjang. Angka ini membantu kepala cabang memutuskan kapan meja layanan tambahan perlu dibuka.
Grafik antrean dan waktu tunggu per jam di dashboard dan laporan harian
-
Penghitungan pengunjung
Dari kamera di pintu masuk dan ruang tunggu, sistem menghitung pengunjung per jam dan per hari. Angka ini memperlihatkan hari dan jam paling ramai serta perubahannya dari minggu ke minggu.
Jumlah pengunjung per jam, per hari, dan per minggu
-
Khazanah dan zona terbatas di luar jam
Anda menentukan zona terbatas, misalnya khazanah, beserta jam operasionalnya. Bila ada orang di zona itu di luar jam yang ditetapkan, sistem mencatatnya sebagai kejadian dan mengirim notifikasi.
Notifikasi berisi lokasi, kamera, waktu, dan cuplikan gambar
-
ATM di dalam dan di luar cabang
Sistem mencatat orang yang berada di depan mesin lebih lama dari batas yang Anda tetapkan, misalnya lebih dari 5 menit. Kamera ATM juga diperiksa setiap hari untuk melihat apakah kamera mati, tertutup, atau bergeser.
Notifikasi per ATM dan daftar kamera ATM yang bermasalah
-
Pemantauan kamera dan perekam
Perekam bisa berhenti merekam tanpa diketahui pengelola, jamnya menyimpang, atau kamera mati pada jam tertentu. Sistem memeriksa hal-hal ini, termasuk kapasitas penyimpanan perekam, sehingga masalahnya terlihat sebelum rekaman dibutuhkan.
Daftar kamera dan perekam beserta statusnya, dan notifikasi saat perekam berhenti merekam
-
Penelusuran rekaman
Rekaman diputar per kamera dan per hari, dengan penanda kejadian di garis waktu. Petugas yang mencari satu kejadian langsung membuka bagian rekaman yang ditandai.
Klip kejadian beserta data kamera dan waktu rekaman
-
Kepatuhan SOP
Sistem mencatat apakah aturan yang terlihat di kamera dijalankan, misalnya dua petugas hadir saat khazanah dibuka dan meja layanan terisi selama jam layanan. Setiap kejadian bisa dicek ulang lewat rekamannya sebelum ditindaklanjuti.
Catatan kepatuhan per hari di laporan cabang
-
Laporan untuk kepala cabang dan kantor wilayah
Laporan harian, mingguan, dan bulanan merangkum pengunjung, layanan, khazanah, kondisi kamera, dan kejadian yang perlu ditindak. Laporan dikirim ke kepala cabang dan penerima lain yang Anda tentukan, misalnya di kantor wilayah.
Laporan harian, mingguan, dan bulanan per cabang
Kejadian
- 22.40ATM 1: satu orang berdiam di atas 5 menit di depan mesinBerdiam
- 22.47ATM 2: kamera tertutup sebagianKamera
- 22.48Klip kejadian ATM 1 tersimpan untuk ditinjauKlip
Ilustrasi dengan data contoh: dua kamera ATM, satu mencatat orang yang berdiam lama di depan mesin, satu lagi tertutup.
Uji coba di Bank BUMN
Pada Agustus–September 2026, tim MocengVision dan mitra integrator menguji MocengVision, platform buatan Teguh Hardiansah dan Nabil Basyuni, di satu kantor cabang dan dua ATM di luar cabang sebuah Bank BUMN. Uji coba memakai kamera dan perekam yang sudah terpasang.
Tujuh fungsi diuji: kompresi video, pemantauan perekam dan kamera, penelusuran rekaman, AI untuk keamanan dan kepatuhan SOP, analisis aktivitas layanan, notifikasi, serta pelaporan harian, mingguan, dan bulanan. Setiap klip rekaman diarsipkan bersama data kamera, waktu rekaman, durasi, ukuran berkas, dan nilai SHA-256. Uji coba sudah selesai dan hasilnya telah diserahkan.
Yang perlu disiapkan bank
Kami menyusun daftar ini bersama PIC bank sebelum survei.
-
Akses ke perekam
Izin dan akses jaringan ke NVR/DVR di cabang, agar perangkat di lokasi bisa membaca video dari perekam.
-
Daftar kamera
Nomor kanal, lokasi, dan arah setiap kamera, termasuk kamera ATM. Dari daftar ini kami memilih kamera untuk tiap fungsi.
-
PIC di cabang dan di tim IT
Satu orang di cabang untuk jadwal kunjungan dan akses ruangan, dan satu orang di tim IT atau keamanan untuk izin jaringan.
-
Aturan yang ingin dipantau
Jam operasional, zona terbatas, batas waktu di ATM, dan daftar penerima laporan. Bila belum ada, kami menyusun usulan untuk disetujui bank.
-
Tempat dan koneksi
Ruang dan colokan listrik di dekat perekam untuk perangkat AI, serta koneksi internet untuk mengirim notifikasi dan laporan.
Alur uji coba
Urutannya mengikuti uji coba di Bank BUMN. Lama setiap tahap disepakati bersama bank.
Survei kamera dan perekam
Kami memeriksa kamera, perekam, dan jaringan di cabang dan ATM yang dipilih, lalu menandai kamera yang cocok untuk tiap fungsi.
Penentuan lingkup
Bersama bank, kami memilih fungsi yang diuji, kamera yang dipakai, dan siapa saja yang menerima notifikasi dan laporan.
Pemasangan dan pengaturan zona
Perangkat dipasang tanpa mengganti kamera atau perekam. Zona antrean, khazanah, dan ATM diatur lalu dicek bersama petugas cabang.
Masa uji coba
Sistem berjalan selama operasional normal cabang. Bank menerima notifikasi serta laporan harian, mingguan, dan bulanan.
Laporan akhir
Kami menyerahkan laporan hasil setiap fungsi, termasuk kamera dan perekam yang perlu diperbaiki. Dari laporan itu bank memutuskan langkah berikutnya.
FAQ
Pertanyaan tentang CCTV analitik di bank
Apakah kamera dan perekam di cabang harus diganti?
Tidak harus. Uji coba di Bank BUMN memakai kamera dan perekam yang sudah terpasang. Kamera yang posisinya tidak cocok untuk suatu fungsi kami catat saat survei, beserta usulan perbaikannya.
Apakah video dikirim keluar dari kantor cabang?
Hanya hasil analisis, klip kejadian, dan gambar yang diminta pengguna. Video mentah tidak diunggah, dan rekaman lengkap tetap tersimpan di perekam cabang.
Siapa yang menerima notifikasi dan laporan?
Penerima yang Anda tentukan, misalnya kepala cabang, petugas keamanan, atau tim di kantor wilayah. Notifikasi berisi lokasi, kamera, waktu, jenis kejadian, dan cuplikan gambar.
Mengapa nama bank dalam uji coba tidak disebut?
Karena terikat perjanjian kerahasiaan. Kami menuliskannya sebagai Bank BUMN sampai ada izin tertulis dari bank.
Berapa biaya CCTV analitik untuk kantor cabang?
Biayanya bergantung pada jumlah cabang, ATM, kamera, dan fungsi yang dipilih. Kami menyusun penawaran setelah survei kamera dan perekam.
Bisakah mulai dari satu cabang?
Bisa. Uji coba di Bank BUMN berjalan di satu kantor cabang dan dua ATM. Hasil dari cabang pertama menjadi dasar untuk memilih cabang berikutnya.
Halaman terkait
Survei kamera dan perekam di cabang Anda
Sebutkan jumlah cabang dan ATM yang ingin dipantau, serta merek kamera dan perekam yang terpasang. Kami membalas dengan daftar hal yang diperiksa saat survei.